Puluhan LSM Soroti Kelangkaan Gas Melon Di Kendal

Delikjateng.id – Kendal. Puluhan Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kendal soroti kelangkaan gas melon di Wilayah Kabupaten Kendal.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Aktivis LSM Senior, Tandang Sutanto saat menyampaikan masukannya kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dalam kegiatan Pembinaan LSM Kendal di Gedung Bhakti Praja Kendal. (Selasa, 2/4/2024). ,” Saya mempertanyakan kelangkaan Gas 3 kg di Kendal dan yang ada pun harganya mahal.

Bagaimana pengelolaannya tidak seperti dulu dijaman Bupati Wodya, saya dan Novel ikut mengawalnya untuk menyelesaikan kasus kayak gini,” ungkap Tandang didepan Forkompimda Kendal. (Selasa, 2/4/24). Dan Tandang pun berencana akan minta penjelasan pihak Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM Kendal atas kelangkaan gas melon tersebut,” Saya akan segera minta audiansi dgn Dinas Perdagangan Kendal, besok kita bareng-bareng kesana.

Apa masalahnya gas langka dan mahal di Kendal, ada apa ini?,” tandas Tandang. Sementara itu Aktivis LSM Kendal lainnya, Nizam membenarkan kelangkaan gas melon yang juga terjadi diwilayahnya,” Ditempat saya Patean harganya Rp 40 ribuan per tabungnya,” ujarnya diforum Pembinaan LSM Kendal. Dalam pantauan Media ini, memang paska kenaikannya harga beras dipasaran. Belakangan ini Warga Kendal dan sekitarnya diributkan kelangkaan gas melon 3 kilogram. Dan jika ada pun harganya cukup mahal pertabungnya bisa Rp 25 ribuan hingga Rp 40 ribuan yang terjadi di Cepiring, Brangsong , kaliwungu dan beberapa kecamatan lainnya.

Seperti di sukorejo saja banyak bakul PKL serta warganya sulit mencari gas dan ada pun harganya berkisar Rp 25 ribuan ,” Gas Melon disini sekarang sulit , dan ada pun hargamya mahal. Itu pun kalau beli jatahnya hanya dapat 1 tabung. Makanya saya berharap pemerintah kendal bisa segera menormalkan lagi harga dan ketersediaannya gas di Kendal,” ujar Yonan Warga Kendal.

Selanjutnya menurut Kepala Kesbangpol Kendal, Feby menjelaskan bahwa pihaknya membenarkan adanya kelangkaan gas melon di Kendal, namun teman-teman LSM.bisa menanyakannya kepada Dinas Perdagangan,” Silahkan kesana, tapi beitahu dulu ke saya, kalau mau kesana,” ungkap Feby. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *