Pekalongan,Delik jateng.id.
Warga Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi menuntut transparansi pengelolaan anggaran dana desa 2022-2025. Aksi diikuti ratusan warga berlangsung di Balai Desa Sambirejo, Senin (5/1/2025).
Dengan membentangkan poster tuntutan, massa pendemo mendesak Kepala Desa Sambirejo, Ulin Nuha memberikan penjelasan mengenai penggunaan dana desa 2022-2025. Penggunaan dana telah memicu kecurigaan dugaan penyelewengan.
Koordinator aksi, Mohammad Adi Riyanto menyampaikan, selama ini pemerintah desa tidak berupaya mempublikasikan rincian anggaran dana desa secara transparan. Selain itu, warga meminta laporan pertanggungjawaban segera diterbitkan, serta peningkatan kinerja pengelola Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
“Aksi ini menjadi bentuk protes terbuka atas minimnya transparansi pengelolaan anggaran desa, khususnya Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022 hingga 2025. Massa menilai pemerintah desa belum memberikan penjelasan yang utuh dan terbuka terkait penggunaan dana yang bersumber dari uang negara tersebut,” ujarnya.
Dalam forum audiensi terbuka di aula balai desa, massa menyampaikan tuntutan kepada Kepala Desa Samborejo beserta jajarannya. Audiensi tersebut turut dipantau oleh Camat Tirto, Siswanto, guna memastikan dialog berjalan kondusif dan aspirasi warga tersalurkan secara demokratis.
Pada kesempatan tersebut, Siswanto menyampaikan apresiasi atas sikap warga yang menyampaikan tuntutan secara tertib dan konstitusional. Ia berjanji akan mengawal proses klarifikasi dan transparansi agar polemik ini tidak berkembang menjadi konflik sosial berkepanjangan.
Selain transparansi Dana Desa, terdapat enam poin krusial lain yang disoroti. Hal itu meliputi program ketahanan pangan, kejelasan struktur aparatur desa, dan permasalahan infrastruktur seperti Pamsimas dan tiang jaringan.
“Selain itu, pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyaluran bantuan sosial PKH dan BLT. Kemudian, keberlanjutan program PNPM, hingga kejelasan kontribusi dana masuk ke desa,” ujarnya.
Aksi damai ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Dengan pengawalan dari pihak kepolisian, aksi warga berlangsung aman dan tertib.
Istiadi Boesro






