Rembang-Delikjateng.com. Peringatan Hari Anti Korupsi se Dunia pada 9 Desember 2024 yang digelar Dewan pimpinan Kabupaten Gerakan Nasional Pemberantasan korupsi (DPK GNPK) Kabupaten Rembang Jawa Tengah cukup unik dan sangat mengesankan. Karena paska potong tumpeng di Sekretariat GNPK Rembang, justru Wakil Bupati Rembang terpilih secara khusus mengundang para pengurus GNPK ke rumah pribadinya,” Alhamdulillah, peringatan hari anti korupsi di GNPK Rembang dihadiri para pejabat forkompimda dengan Tasyakuran potong tumpeng, bahkan paska pemotongan tumpeng secara khusus Wabup Rembang terpilih juga mengundang kami ke rumah pribadinya,” ungkap Aktivis GNPK Rembang, Hadi Purnomo melalui selulernya.
Dan Hadi pun mengakui, jika selama ini GNPK Rembang mempunyai hubungan baik dengan Wabup terpilih,” Ya saat kemarin Pilkada memang dikecamatan tempat kami berdomisili, suaranya nomor satu se Kabupaten Rembang. Dan memang saat pilkada kemarin secara personal kami mendukungnya,” imbuh Hadi Purnomo.
Ditempat terpisah Sekrestaris Wilayah GNPK Jawa Tengah, Rahmat mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian DPK GNPK se Jateng yang turut menghayu bagyo peringatan Hari Anti Korupsi se Dunia,” Ini luar biasa GNPK Rembang semakin berkembang dan mampu menjadi garda depan pemberantasan korupsi di Rembang,” ungkap Rahmat.
Sementara itu Ketua DPK GNPK Rembang, Agus membenarkan bahwa Peringatan Hari Anti Korupsi GNPK Rembang bisa tetlaksana dengan baik,” Alhamdulillah giat DPK GNPK Rembang berjalan sesuai rencana,” ujar Agus melalui pesan selulernya.
Sebagaimana informasi yang dapat dihimpun Media ini, keberadaan GNPK di Kabupaten Rembang termasuk masih baru. Namun berkat tangan dingin sang ketuanya, GNPK Rembang semakin berkembang. Bahkan beberapa kasus dugaan korupsi jumbo di Kabupaten Rembang mulai jadi bidikannya, diantaranya kasus dugaan bantuan untuk petani Tebu, dugaan pungli di pelabuhan Rembang dan yang masih hangat kasus dugaan korupsi pembelian laptop di Rembang yang diduga berpotensi korupsi,” Pokoknya beberapa kasus dugaan korupsi di Rembang mulai kami bidik dan akan segera koordinasi dengan aparat penegak hukum. Seperti kasus laptop sudah mulai kami persiapkan bukti-buktinya, insya Allah ini untuk berantas korupsi di Rembang,” pungkas Hadi melalui selulernya. (TIM)






