Kota Pekalongan – 27 Mei 2024
DelikJateng.id
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan anggaran untuk membangun Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Setono tepatnya berada di Kawasan Exit Tol Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Anggaran untuk membangun Kalamo yang disiapkan sekitar Rp 21,8 Miliar. Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Arh Akhmad Thohir, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Sugiyo, dan jajaran pejabat KKP serta Pemkot Pekalongan meninjau lokasi pembangunan Kalamo, Sabtu (25/5/2024). Program Kalamo ini merupakan upaya pemerintah mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi modern dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pengusahaan perikanan modern yg dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Di lokasi ini, nantinya akan dijadikan sentra kuliner hasil olahan laut dari 140 nelayan kecil binaan DKP Kota Pekalongan yang ada di 3 kelurahan (Panjang Wetan, Panjang Baru dan Krapyak).
Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa, Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Setono ini dibuat secara tematik untuk culinary. Dimana, hasil-hasil olahan tangkapan laut dari nelayan lokal bisa didisplay dan dijual sentra kuliner ini. Saat ini KKP tengah merencanakan pembangunan 10 lokasi Kalamo di sejumlah wilayah di Indonesia seperti Pekalongan, Rembang, Biak, Pandeglang dan sebagainya.
Menteri KKP, Sakti menyebutkan, selain resto/ sentra kuliner, ada sejumlah fasilitas pendukung di dalam Kalamo Setono ini, diantaranya cold storage, VVIP room/working space, Balai Santripreneur, ATM Centre, Mushola, Outdoor Area dan Booth Container.
“Pembangunan Kalamo ini direncanakan bisa rampung secepatnya 4 bulanan. Setelah selesai dibangun nanti kita serahkan ke koperasi nelayan binaan dinas terkait untuk pengelolaannya,” ucapnya.
Menurutnya, fasilitas yang ada di Kalamo ini diberikan secara gratis kepada para nelayan setempat untuk bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Dipilihnya Kota Pekalongan menjadi salah satu lokasi pembangunan Kalamo.
(Istiadi Boesro)










